Senin, 10 Agustus 2009

dalil-dalil as-sunnahyang menunjukan akan muncul imam mahdi

Banyak hadits shahih yang menunjukkan akan munculnya Al-Mahdi ini. Di antaranya ada hadits-hadits yang secara eksplisit menyebutkan Al-Mahdi dan ada pula yang hanya menyebut sifat-sifat atau identifikasinya saja. Di sini akan kami sebutkan beberapa hadits saja yang kami pandang sudah cukup untuk menunjukkan akan munculnya Al-Mahdi pada akhir zaman yang merupakan salah satu tanda sudah dekatnya hari kiamat.

[1]. Dari Abu Sa'id Al-Khudri Radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

"Artinya : Pada masa akhir umatku akan muncul Al-Mahdi. Pada waktu itu Allah menurunkan banyak hujan, bumi menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan banyak harta (penghasilan), banyak ternak, umat menjadi mulia, dan dia hidup selama tujuh atau delapan tahun." [Mustadrak Al-Hakim 4: 557-558, dan ia berkata, "Ini adalah hadits yang shahih isnadnya, tetapi Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya." Dan Adz-Dzahabi menyetujui pendapat Al-Hakim ini. Al-Albani berkata, "Ini adalah sanad yang shahih yang perawi-perawinya terpecaya". Silsilatul-Ahaditsish-Shalihah 2:336, hadits no. 711. Dan periksa risalah (Thesis) Abdul Alim Ahaditsul Mahdi Fi Mizanil-Jarhi wat-Ta'dil halaman 127-128]

[2]. Juga diriwayatkan dari Abu Sa'id Al-Khudri Radhiyallahu 'anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Artinya : Aku sampaikan kabar gembira kepada kalian dengan datangnya Al-Mahdi yang akan diutus (ke tengah-tengah manusia) ketika manusia sedang dilanda perselisihan dan kegoncangan-kegoncangan, dia akan memenuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya bumi dipenuhi dengan penganiayaan dan kezhaliman. Seluruh penduduk langit dan bumi menyukainya, dan dia akan membagi-bagikan kekayaan secara tepat (merata)." Lalu ada seseorang yang bertanya kepada beliau, "Apakah yang dimaksud dengan shihah (tepat) ?" Beliau menjawab, "Merata di antara manusia." Dan selanjutnya beliau bersabda, "Dan Allah akan memenuhi hati umat Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam dengan kekayaan (kepuasan), dan meratakan keadilan kepada mereka seraya memerintahkan seorang penyeru untuk menyerukan: 'Siapakah yang membutuhkan harta? Maka tidak ada seorang pun yang berdiri kecuali satu, lalu Al-Mahdi berkata, "Datanglah kepada bendahara dan katakan kepadanya, 'Sesungguhnya Al-Mahdi menyuruhmu memberi uang. 'Kemudian bendahara berkata, 'Ambillah sedikit'' Sehingga setelah dibawanya ke kamarnya, dia menyesal seraya berkata, 'Saya adalah umat Muhammad yang hatinya paling rakus, atau saya tidak mampu mencapai apa yang mereka capai' Lalu ia mengembalikan uang (harta) tersebut, tetapi ditolak seraya dikatakan kepadanya, 'Kami tidak mengambil kembali apa yang telah kami berikan.' Begitulah kondisinya waktu itu yang berlangsung selama tujuh, delapan, atau sembilan tahun. Kemudian tidak ada kebaikan lagi dalam kehidupan sesudah itu. "
[Musnad Ahmad 3: 37. Al-Haitsami berkata, "Diriwayatkan oleh Tirmidzi dan lainnya secara ringkas, dan diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan berbagai sanad, juga diriwayatkan oleh Abu Ya'la dengan ringkas dan perawi-perawinya terpecaya. Majma'uz Zawaid 7: 313:314. Dan periksalah "Aqidatu ahlis-Sunnah wal-Atsar fi Al-Mahdi Al-Muntazhar" halaman 177 karya Syekh Abdul Muhsin Al-'Abbad)].

Hadits ini menunjukkan bahwa setelah kematian Al-Mahdi akan muncul keburukan dan muncul fitnah-fitnah yang besar.

[3]. Dari Ali Radhiyallahu 'anhu. ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Artinya : Al-Mahdi itu dari golongan kami, ahli bait. Allah memperbaikinya dalam satu malam. " [Musnad Ahmad 2: 58 hadits nomor 645 dengan tahqiq Ahmad Syakir yang mengatakan. "Isnadnya shahih." Dan Sunan Ibnu Majah 2:1367. Hadits ini juga dishahkan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami' Ash-Shaghir 6: 22 hadits nomor 6611].

Ibnu Katsir berkata, "Allah menerima taubatnya dan memberinya taufiq, memberinya ilham dan bimbingan setelah sebelumnya tidak demikian." [An-Nihayah fil-Fitan wal-Malahim 1: 29) dengan tahqiq DR. Thaha Zaini]'

[4]. Dari Abu Sa'id Al-Khudri Radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Artinya : Al-Mahdi itu dari keturunanku, lebar dahinya dan mancung hidungnya. la memenuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya bumi dipenuhi dengan kezhaliman dan penganiayaan.. la berkuasa selama tujuh tahun."
[Sunan Abu Daud, Kitab Al-Mahdi 11: 375 hadits nomor 4265. Mustadrak Al-Hakim 4: 557 dan dia berkata, "Ini adalah hadits shahih menurut syarat Muslim, tetapi beliau berdua (Bukhari dan Muslim) tidak meriwayatkannya." Adz-Dzahabi berkata. "lmran, salah seorang perawinya, adalah dha'if dan Muslim tidak meriwayatkan haditsnya." Dan mengenai sanad Abi Daud, Al-Mundziri berkata, "Di dalam sanadnya terdapat Imran Al-Qaththan, yaitu Abul 'Awwam Imran bin Dawur Al-Qaththan Al-Bishri, Al-Bukhari menjadikan haditsnya sebagai syahid. dan dia dianggap kepercayaan oleh Affan bin Muslim dan Yahya bin Sa'id Al-Qaththan memujinya dengan baik. Tetapi dia dilemahkan oleh Yahya bin Ma'in dan Nasa'i." (Aunul Ma'bud 11: 37). Adz-Dzahabi berkata dalam Mizanul I'tidal, "Ahmad berkata, 'Saya berharap dia itu baik haditsnya.' Abu Daud berkata, 'Dha'if.' (mizanul I'tidal 3: 26). Ibnu Hajar berkata mengenai Imran, "Dia itu jujur tetapi tertuduh berfaham Khawarij. " (Taqribut-Tahdzib 2: 83). Dan Ibnul Qayyim mengomentari sanadnya Abu Daud demikian. "Jayyid (bagus). " (Al-Manarul Munif: 144 dengan tahqiq Syeh Abdul Fattah Abu Ghadah). Al-Albani berkata, "Isnadnya hassan. " (Shahih Al-Jami'ush Shaghir 6: 22-23 hadits nomor 6612)].

[5]. Dari Ummu Salamah Radhiyallahu 'anha, ia berkata : saya mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

"Artinya : Al-Mahdi itu keturunanku, dari anak cucu Fatimah". [Sunan Abi Daud : 373; Sunan Ibnu Majah 2: 1368. Al-Albani berkata dalam Shahih Al-Jami'ush Shaghir 6: 22 nomor 6610. "Shahih." Dan periksalah Risalah / Thesis Abdul Alim tentang "Al-Mahdi" halaman 160].

[6]. Dari Jabir Radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Artinya : Isa bin Maryam akan turun, lalu pemimpin mereka, Al-Mahdi, berkata. 'Marilah shalat bersama kami! Isa menjawab, Tidak! Sesungguhnya sebagian mereka menjadi amir (pemimpin) bagi sebagian yang lain sebagai penghormatan dari Allah kepada umat ini. '"
[Hadits Riwayat Al-Harits bin Abu Usamah dalam musnadnya seperti disebutkan dalam Al-Manarul Munif karya Ibnul Qayyim halaman 147-148, dan diriwayatkan dalam kitab Al-Hawi fi Al-Fatawa karya As-Suyuthi 2: 64. Ibnul Qayyim berkata, "Hadits ini isnadnya jayyid (bagus). " Dan dishahkan oleh Abdul 'Alim dalam Risalahnya tentang Al-Mahdi halaman 144].

[7]. Dari Abi Sa'id Al-Khudri Radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah sShallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Artinya : Dari antara keturunan kami akan ada orang yang Isa Ibnu Maryam melakukan shalat di belakangnya. "
[Riwayat Abu Nu'aim dalam Akhbaril Mahdi sebagaimana dikatakan oleh As-Suyuthi dalam Al-Hawi 2: 64, dan dia memberi tanda dha'if, demikian pula Al-Munawi dalam Faidhul Qadir 6: 17. Al-Albani berkata, Shahih. Periksa: Shahih Al-Jami'ush Shaghir 5: 219 hadits nomor 5796. Abdul 'Alim mengatakan di dalam risalah nya, isnadnya hasan karena syahid-syahidnya." Periksa Risalah/Thesis Abdul 'Alim halaman 241].

[8]. Dari Abdullah bin Mas'ud Radhiyallahu 'anhu. ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Artinya : Tidaklah dunia akan lenyap sehingga negeri Arab dikuasai oleh seorang laki-laki dari ahli baitku (keluarga rumahku) yang namanya sama dengan namaku" [Musnad Ahmad 5: 199 hadits nomor 3573 dengan tahqiq Ahmad Syakir, dia berkata, 'Isnadnya shahih'. Dan Tirmidzi 6:485, dan dia berkata, "Ini adalah hadist hasan shahih. '' Dan Sunan Abu Daud 11: 371]

Dan dalam riwayat disebutkan dengan lafal:

"Namanya sama dengan namaku dan nama ayahnya sama dengan nama ayahku. " [Sunan Abi Daud 11: 370. Al-Albani berkata, "Shahih. " (Shahih Al-Jami'ush Shaghir 5: 70-71, hadits nomor 5180). Dan periksa pula Risalah Abdul 'Alim tentang al-Mahdi halaman 202]

[Disalin dari kitab Asyratus Sa'ah edisi Indonesia Tanda-Tanda Hari Kiamat, Penulis Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabl MA, Penerjemah Drs As'ad Yasin, Penerbit CV Pustaka Mantiq]

pembajakan 911 bukan muslim arab

Tepat 5 tahun yang lalu peristiwa dasyat menggemparkan dunia.

WTC dan Pentagon ‘ditabrak Pesawat’.

Benarkah peristiwa pembajakan dilakukan oleh orang muslim Arab?
Sudah lama dan banyak yang meneliti tentang hal ini.
Dan berikut ini adalah hasilnya :

pembajak

Abdulaziz Al-Omari : “Pilot Saudi Airlines, Ia dikunjungi konsulat Amerika di Jeddah untuk dimintai keterangan, padahal jika dia tersangkanya seharusnya kan sudah mati.”
Independent
Sept 17, 2001

Salem Al-Hazmi : “Mr Al-Hazmiis, 26 dan hanya dikembalikan utnuk bekerja di bidang petrokimia dalam kota perindustrian bagian timur dari Yanbo setelah berlibur di Arab Saudi ketika pembajakan berlangsung. Ia dituduh sebagai pembajak American Airlines Flight 77 yang menabrak Pentagon.”
Telegraph UK
Sept. 23, 2001

Al-Ghamdi berkata “Saya benar-benar terkejut. Dalam jangka waktu 10 bulan saya telah berada di Tunis dengan 22 pilot lainnya untuk belajar menerbangkan pesawat Airbus 320. FBI dengan asal-asalan, tanpa bukti yang jelas menjadikan Saya tersangka karena terlibat dalam penyerangan.”
Telegraph UK
Sept. 23, 2001

WaleedAl-Shehri : “Fotonya dirilis oleh FBI, dan telah terlihat di koran serta televisi di seluruh dunia. Bukti yang sangat jelas bahwa dia bukan anggota penyerangan.” Sekarang dia bekerja untuk Moroccan airline
Daily Trust
Sept. 24, 2001

KhalidAl-Mihdhar : “Orang yang dicurigai juga. Khalid Al-Mihdhar, mungkin juga hidup.” BBC, Sept. 23, 2001
Kedutaan Arab Saudi mengatakan The Orlando Sentinel, pemerintahan tidak dapat menguji keberadaan tersangka pembajakan yang kelima, Khalid Al-Mihdhar.
Arab newspapers melaporkan bahwa dia masih hidup.”

Ahmed Al-Nami : “ Saya masih hidup, seperti yang dapat kamu lihat sendiri. Saya terkejut ketika melihat nama saya disebutkan oleh American Justice Department. Saya tidak pernah mendengar Pennsylvania dimana terdapat pesawat yang seharusnya saya bajak.”
Telegraph UK,
Sept. 23, 2001

MarwanAl-Shehhi : “Lahir di UEA (United Arab Emirates), putra dari tokoh agama Islam yang meninggal dua tahun yang lalu, Al-Shehhiwas digambarkan sebagai penganut agama yang taat dan penyendiri. Ketika di Jerman, ia bercerita pada ibunya bahwa Ia akan kembali ke Emirates. Ibunya berkata bahwa ia berpikir seseorang mendengarkan percakapan mereka dan mengancam dia untuk mengarahkannya untuk pulang ke kampung halamannya.”
CBS, Sept. 27, 2001

Robert Mueller, pimpinan FBI, sudah dua kali didesak untuk mengakuinya oleh CNN bahwa “tidak ada bukti yang sah utuk membuktikan identitas pelaku pembajakan bunuh diri” (CNN, Sept. 20 and 27, 2002)

Orang disebelah kanan adalah Osama Bin Laden. Sedangkan yang disebelah kiri berasal dari percakapan video, yang jelas ini bukan Osama.

Mengapa 160 orang arab, termasuk 40 orang keluarga bin laden, diungsikan setelah 11 september ketika semua penerbangan dibatalkan?
— Source: Journalist Craig Unger in “House of Bush, House of Saud”

4000 pegawai israel di WTC absen saat peristiwa itu

Washington - Jika analisa ini benar, maka kemungkinan besar, orang-orang Yahudi-lah sebagai pelaku penghancuran gedung WTC dan Pentagon, namun mengalihkan pelaku penghancuran itu pada orang-orang Arab.

Setelah mencermati semua kejadian yang berlangsung, ada sejumlah hal-hal menarik, antara lain;

  1. Tersangka utama Adnan dan Amir Bukhari sebagaimana yang resmi diumumkan pemerintah AS, terbukti kemudian tidak benar. Amir Bukhari telah tewas setahun lalu dalam suatu kecelakaan pesawat terbang.
  2. Pembajak yang yang disebutkan FBI mati dalam kasus penabrakan pesawat ke gedung WTC, ternyata ditemukan masih hidup di Arabia. Ia tidak terlibat, dan KTP-nya dicuri saat ia berada di USA. Mossad kemungkinan besar dapat mencuri KTP tersebut.
  3. Barbara Olson salah satu saksi mata, tak pernah menyebut-nyebut satupun nama-nama orang Arab dalam peristiwa berdarah tersebut.

Selanjutnya, dalam suatu laporan di InformationTimes.com, disebutkan 4000 pegawai WTC keturunan Israel absen pada hari terjadinya serangan berdarah di New York. Laporan di situs itu memaparkan kejadiannya sebagai berikut.

Dengan diumumkannya serangan pada WTC New York, seluruh media internasional, khususnya media Israel, bergegas mengambil keuntungan dari insiden tersebut. Media massa Israel semula menuliskan suasana berkabung atas matinya 4000 pegawai Israel yang bekerja pada dua menara itu. Tapi tiba-tiba, tak satupun dari 4000 orang itu disebutkan termasuk dalam daftar korban tragedi WTC New York.

Kemudian teka-teki itu menjadi clear, saat diketahui bahwa ternyata mereka telah diingatkan untuk tidak masuk kantor pada hari insiden itu terjadi.

Tak satupun disebutkan adanya orang Israel yang tewas atau luka dalam tragedi serangan berdarah itu. Sumber-sumber diplomatik Arab mengungkapkan pada harian al-Watan, Jordania, bahwa orang-orang Israel yang absen pada hari itu, atas peringatan dari Aparat Keamanan Israel, Shabak.

Fakta inilah yang menimbulkan kecurigaan para pejabat Amerika yang ingin mengetahui, bagaimana bisa pemerintah Israel mempelajari insiden tersebut sebelum terjadi. Atas dasar alasan tersebut, fakta yang sesungguhnya itu tidak pernah diinformasikan penguasa AS. Jadi daftar tersangka kasus penghancuran WTC dan Pentagon yang keburu beredar itu adalah keliru belaka.

Kecurigaan kian mengembang setelah harian Israel Yadiot Ahranot mengungkap bahwa Shabak telah mencegah PM Ariel Sharon agar tidak melakukan perjalanan ke New York, khususnya ke kota pantai sebelah timur untuk berpartisipasi dalam sebuah festival yang diorganisasi oleh organisasi-organisasi Zionis yang mendukung Israel.

Aharon Bernie, komentator pada harian itu mengangkat isu tersebut dan menyimpulkannya secara negatif. Bernie tidak memberi kesimpulan tentang kejadian itu. Ia memang mengakui adanya peran Shabak di balik urungnya Sharon berpartisipasi dalam acara festival di New York. Tapi lagi-lagi ia tak memberi komentar apapun.

Bernie menambahkan bahwa Sharon, memang gembira ketika diminta untuk memberikan pidatonya pada puncak festival. Tapi kemudian Sharon meminta pimpinan organisasi untuk menghubungkan Shabak, agar merubah posisinya. Hari berikutnya setelah sekretaris Sharon secara resmi mengumumkan, ternyata terbukti Sharon tidak jadi berpartisipasi pada hari terjadinya insiden.

Terkait dengan itu, harian Israel Ha'aretz mengungkapkan bahwa FBI menangkap 5 orang Israel 4 jam setelah terjadinya serangan pada Menara Kembar WTC. Kelima orang itu ditangkap saat sedang memfilmkan peristiwa terbakarnya gedung pencakar langit itu dari atap kantor mereka.

FBI menangkap kelima orang tersebut karena gelagatnya mencurigakan. Mereka dikatakan telah mengambil gambar saat terjadinya tragedi itu dengan video, yang diinterpretasikan sebagai bentuk sorak-sorai dan kepuasan orang-orang Yahudi.

Tepat 5 tahun yang lalu, 11 September 2001 Pentagon diklaim ditabrak pasawat American Airlines dengan nomor penerbangan 77 dan menewaskan 189 orang. Meskipun sudah lima tahun berlalu, berita yang sudah hampir terlupakan ini justru menimbulkan kontroversi, beberapa pengamat yang KRITIS, mengungkap kebenaran pristiwa ini.

Kejadiannya dimulai saat Rabu tanggal 17 Mei 2006, rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan "pasawat Boeing 757" penabrak gedung pusat militer Amerika Serikat itu dirilis Pentagon. Penerbitan rekaman ini adalah respon dari Aksi Kebebasan Informasi yang dilayangkan oleh organisasi publik, Judicial Watch pada Desember 2004 silam. Meskipun baru pertama kali secara resmi dirilis, potongan-potongan rekaman itu juga pernah bocor di internet. Setelah melalui pengamatan yang lebih lanjut, ternyata berita pesawat yang dibajak itu PALSU. Lalu apakah yang menghantam gedung berbentuk segi lima itu? Mari kita simak ulasannya.

Jam 9.30 dini hari, Pentagon diberitakan di tabrak pesawat Boeing 757 yang berbobot 80 ton. Mari kita simak bersama pada keanehan2 yang terjadi di sana.

Keanehan 1 : Kaca tidak pecah, kabel utuh, dll

sesaat setelah

Gambar di atas menunjukkan kejadian sesaat setelah Pentagon "ditabrak". Jika kita amati lebih detail, terlihat lubang yang rapi di gedung Pentagon yang terbakar. Dan terlihat pula beberapa kaca bahkan tidak pecah. Yang seharusnya pecah akibat turbulence yang diciptakan oleh pesawat

Keanehan 2 : Tidak ada yang terpental akibat hembusan angin pesawat

turbulence

Pada rekaman video yang dirilis Pentagon terlihat "sesuatu" dengan ketinggian sekitar 2 kaki terbang menabrak Pentagon. Dan pihak boeing berkata bahwa pada ketinggian sekitar 2 kaki, kecepatan pesawat kira-kira yang berkecepatan sekitar 853 km/jam. yang jangankan memecahkan kaca, bahkan dapat menerbangkan mobil-mobil yang melintas di jalan samping pentagon (route 27), sehingga menimbulkan kecelakaan lalu lintas di sana. Atau paling tidak, pengendara merasakan hembusan angin yang sangat kencang dari arah Pentagon. Tetapi kenyataannya, tidak terjadi kecelakaan lalu lintas disana, bahkan tidak satupun orang yang melaporkan adanya angin kencang.

Keanehan 4 : Kesaksian penduduk

Mari kita dengar kesaksian dari penduduk sekitar. Para saksi mata rata-rata menyatakan bahwa ’si penyerang’ bukanlah pesawat. "Saya melihatnya….seperti pesawat commuter, yang memiliki dua mesin turun dari selatan dengan sangat rendah" kata Don Wright. Kesaksian lain dari John O’keefe berkata "hanya melintas ‘pfff’. Itu tidak seperti apa yang saya duga sebagai sebuah pesawat yang tidak lebih besar dari lapangan football melintasi saya." Lon Rains berpendapat sama, "aku mendengar suara mendengung yang sangat keras, dan cepat…. saya yakin itu adalah roket. Datang dengan sangat cepat tidak seperti pesawat". "Seperti WHOOOSH WhOoSH, lalu terlihat api dan asap, lalu saya mendengar ledakan ke dua." kata Kirk Milburn. Bahkan Dengarkan pula Tom Seibert yang bersikeras bahwa dirinya yakin suara yang didengarnya adalah suara missil "Kita mendengar sesuatu yang berbunyi seperti roket". Pendapat senada dilontarkan Michael DiPaula "Suaranya seperti roket."

Keanehan 5 : Lubang kecil bekas tertabrak pesawat

hole
hole

Hanya terlihat lubang kecil pada tembok Pentagon. Dan tidak terlihat adanya bangkai pesawat satupun. Bagaimana mungkin burung besi sepanjang 44 kaki dan selebar 124 kaki itu hanya mampu menciptakan lubang berdiamater 16 kaki? Steve DeChiaro pun terheran-heran "Otakku tidak bisa menetapkan fakta bahwa itu adalah pesawat, karena hanya terlihat lubang kecil di gedung. Tidak ada ekor, sayap, dan tidak ada apa-apa."

Sekarang mari kita lihat lubang yang dihasilkan Boeing 757. Dapatkah Boeing 757 membuat lubang halus pada tembok yang dikuatkan dengan besi (cor-coran) ini? Apalagi yang menabrak dengan kecepatan super. Dan badan yang super besar. Terry Michaell, Audiovisual Division, ASD PA berpendapat "Saya tidak melihat bukti apapun dari pesawat yang jatuh disana".

Keanehan 6 : Bau bom

seperti bom

Don Perkal bahkan berpendapat "Itu adalah sebuah bom, aku bisa mencium bau cordite (bahan pembuat bom). Aku tahu saat itu ada bom meledak di sesuatu tempat."

Keanehan 7 : Jatuh tanpa jejak

spot

Selain itu, seharusnya setiap pesawat yang jatuh meninggalkan jejak hangus terbakar di tanah. Tetapi apa yang terjadi di Pentagon? Semuanya bersih tanpa jejak.

Keanehan 8 : Banyak benda yang tidak terbakar

Jika benar ada Boeing 757 yang berisi ribuan liter avtur (bahan bakar pesawat) ditubrukan ke sebuah bangunan, maka ’seharusnya’ sekitar TKP mengalami kebakakaran hebat dengan suhu mencapai 3.000 derajat celcius. Dalam kondisi ini benda-benda yang ada disekitar lokasi akan hangus terbakar atau meleleh karena terkena panas. Tapi dari tampilan yang ada, tampak nyata kalau benda-benda seperti meja, buku telepon yang seharusnya hangus terbakar justru tetap utuh. Mereka hanya rusak!!! Demikian juga pesawat telepon yang terbuat dari plastik, ia tidak meleleh terkena panas api dan tetap ‘nongrong’ rapi di tempatnya semula.

Keanehan 9 : Mana puing2nya?

dimana pesawatnya

Jika memang pesawat yang menabraknya, seharusnya ada bekas terbakar pada tanah yang memanjang. Kalupun jatuh tepat pada bangunannya, seharusnya bangkai pesawat yang tergeletak disana. Tapi apa yang terjadi di Pentagon jauh berbeda. "Gedung-gedungnya kan gak makan pesawat. Pesawatnya hilang. Seharusnya ada bagian-bagiannya di tanah. Tapi mana?" kata Skarlet. Christine Peterson juga berpendapat senada "Aku gak habis pikir, apa yang sebenarnya terjadi. Kemana pesawatnya pergi?….tapi di sana gak kelihatan pesawatnya". "Satu hal yang membuat bingung- jika pesawat datang dari arah yang kamu gambarkan, pada sudut, mengapa tidak ada sayap di luar? Yang saya maksudkan adalah sayapnya seharusnya terpotong. Ekornya juga. Namun kelihatannya tidak ada bukti pesawat" kata Reporter DoD Pentagon News Briefing.

serpihan

Untuk memperkuat berita penyerangan itu, warga Amerika dan dunia disuguhi foto tentang sebuah objek kecil yang digadang-gadang sebagai serpihan pesawat Boeing 757. Namun gambar sebuah kipas pesawat yang diabadikan oleh Jocelyn Augustino, fotografer FEMA memunculkan kecurigaan, pasalnya kipas mesin 757 yang asli sangat berbeda dengan yang ada di foto tersebut.

Demikian dikatakan John W. Brown, jurubicara Rolls Royce. Lho kenapa perusahaan otomotif ikutan berkomentar tentang insiden penyerangan yang dilakukan teroris kelas tinggi ini? Pasalnya setelah diusut-usut, ternyata Pratt & Whitney dan Rolls Royce menjalin kerjasama untuk memproduksi mesin yang dipakai si burung besi ini. Kipas mesin yang asli berdiamater 7 kaki, sementara foto FEMA menunjukkan kipas singel yang hanya berdiameter 3 kaki.

Anehnya foto yang mempertunjukkan keanehan ini dirilis resmi oleh Pentagon sendiri. Tampaknya Pentagon tidak menyadari bahwa foto yang dirilisnya akan menyerang balik mereka

Lalu apa tanggapan Menejer Renovasi Pentagon, Lee Evey? "Sesungguhnya, sedapat mungkin ada bukti dari pesawat di luar ring E. Hanya saja sangat tidak terlihat".

Pentagon terdiri dari 5 konsentris Ring. A, B, C, D, dan E. Dan terdiri dari 5 Wedge. Benturan terjadi di Wedge 1 yang masih dalam renovasi sejak 1999. Dan hampir selesai beberapa hari lagi. Ameriacan Forces Press Service melaporkan bahwa pesawat yang dibajak menghantam ring E, D, dan C.Dan 20 menit setelah kejadian Ring E runtuh.
Danielee O’Brien, Dulles ATC berkata "Kecepatannya, manuvernya, belokannya, kita semua melihat di ruang radar, semua dari kami berpengalaman dalam mengontrol lalu lintas udara, dan itu adalah pesawat militer".Lalu siapa yang dikambing hitamkan FBI atas serangan ini? FBI mengatakan bahwa Hani Hanjour menerbangkan Flight 77 ke Pentagon. Tapi tampaknya FBI kurang cermat dalam memilih kambing hitamnya. Former Employee, Arizona Flight School mengatakan "Dia tidak dapat terbang sama sekali". Dan seorang Fligh Instrucor berkata "Mereka kurang bukti. Saya yakin mereka tidak memuatnya menjadi pilot".Jika kita telusuri dari pemberitaan yang ada, yaitu dari peta rute perjalanan pesawat, seharusnya pesawat tertangkap oleh beberapa kamera pengawas, terlebih lagi pesawat terbang rendah.Yang pertama, adalah The Sheraton National Hotel, yang mempunyai camera di atapnya. namun beberapa saat sesudah kejadian, FBI merampas video sebagai bagian dari investigasi ( Bill Gertz, Washington Times)Lalu berikutnya adalah di Pom Bensin Citgo, Jose Velasquez mendengar gemuruh yang sangat amat dekat dengan kepalanya. Pom bensinnya, hanya dibuka untuk anggota Departemen Pertahanan, sebagai bangunan terakhir antara Pentagon dan lereng.
Velasquez berkata "kamera keamanan pom bensin sangat dekat dengan Pentagon untuk merekam kejadian. Saya tidak pernah melihat gambarnya seperti apa" katanya. FBI disini beberapa menit kemudian dan mengambil film". (National Geographic News)

Departemen Transportasi Virginia punya kamera yang akan merekam pesawat ketika terbang melintasi route 27.

Tapi, semua rekaman yang disebutkan diatas, tidak ada yang pernah dirilis.

Yang dirilis oleh Pentagon hanyalah satu Video, dan itupun respon dari Aksi Kebebasan Informasi yang dilayangkan oleh organisasi publik, Judicial Watch pada Desember 2004 silam. Meskipun baru pertama kali secara resmi dirilis, potongan-potongan rekaman itu juga pernah bocor di internet. "Kami berjuang sangat keras untuk mendapatkan video ini, karena kami yakin video ini sangat penting untuk melengkapi rekaman publik mengenai tragedi 11 September 2001," ujar Tom Fitton, presiden JudicialWatch. Tetapi, Pentagon tetap bersikukuh bahwa yang menabrak adalah Pesawat.

Bisa kita lihat dalam gambar ditas ini. Apakah yang meluncur menuju gedung Pentagon itu? Apakah itu pesawat? Atau Roket ?

Pada objek yang dilingkari pada gambar diatas menunjukkan posisi pesawat penyerang, namun tidak ada tanda-tanda keberadaan sesuatu yang mirip atau dapat disebut sebagai Boeing 757. Pentagon tampaknya mengaburkan objek ini agar tidak begitu tampak dilihat. Coba kita lihat hidung "pesawat", sangat mirip dengan AGM-86A cruise missile, selanjutnya sebelah kanannya terlihat gambar putih yang kabur. Mengapa foto-foto itu berasal dari satu kamera pengawas, dimana foto-foto dari kamera pengawas yang lain. Pentagon mungkin ketakutan untuk merilis 84 rekaman video lainnya, seperti di Seraton Hotel, Pom Bensin Citgo, reporter berita TV kabel

Yang terakhir, tidak ada penumpang pesawat yang terlihat di gambar manapun.

Dengan kejadian besar inilah Amerika melakukan penyerangan Afganistan dan Irak, mereka mengatasnamakan Memberantas Terorisme. Serta dijadikan pembenaran bagi sekutu terdekatnya (Israel) untuk bebas membantai penduduk Palestina. Jika kita cermati, anda pasti paham siapa teroris sebenarnya.

Apakah benar bahwa Pentagon di Bom sendiri oleh mereka? atau memang benar-benar ditabrak oleh pesawat Boeing 757? Hanya Allah yang Maha tau.

berikut ini beberapa foto dan detail ttg kejadian di pentagon

saat tabrakan
http://img86.imageshack.us/img86/9471/pentagoncctvll1.gif

sebelum sebagian bangunan roboh…
http://www.serendipity.li/wot/precollapse.jpg

setelah sebagian bangunan roboh…
http://www.serendipity.li/wot/precollapse.jpg

lihat kan…coba di logika… sebagian bangunan roboh karena apa ? bekas tabrakan pesawat yang ukurannya sangat besar ?. kalo ya, kenapa gambar 1 bangunan belum roboh ?. walaupun sudah roboh ( gambar ke 2 ) kita bisa melihat kejanggalan bekas robohan atap beton ( masih kelihatan utuh )

reruntuhan pesawat…?
coba lihat di foto berresolusi tinggi ini ( dari departemen pertahanan AS )
http://www.defenselink.mil/dodcmsshare/newsphoto2001-0910914-F-8006R-002.jpg
http://www.defenselink.mil/news/Sep2001/200109114a_hr.jpg
adakah reruntuhan / bekas pesawat ?

mestinya agak mirip dengan ini..
http://www.airdisaster.com/photos/fdx1478/2.jpg

pernah lihat boeing 757 ?
kalo belum ini ada contoh fotonya…
http://www.tropicalisland.de/spain/mallorca/airport/pages/PMI Mallorca - Palma de Mallorca Airport - Condor Boeing 757 aircraft 02 3008×2000.html
bisa dilihat kan perbandingan antara truk bbm seukuran truk kontainer ( panjang ), dengan boeing 757….lebih besar mana ?
yang jelas boeing 757 ( yang paling kecil versi 200, yang lebih besar versi 300 ) beratnya 115.900 kg alias 115 TON…
panjang 47,32 meter.
rentang sayap 38,05 meter.

untuk spesifikasi teknisnya bisa dibaca di..
http://www.boeing.com/commercial/airports/acaps/753sec2.pdf
pernah membayangkan gedung yang ditabrak benda seberat 115 TON ?

jika diaplikasikan ke pentagon perbandingannya seperti ini
http://guardian.150m.com/pentagon/xox5.jpg

jejak / petunjuk lain / bekas….
http://www.photolibrary.fema.gov/photodata/original/4600.jpg
ini foto dari fema ( badan penanggulangan bencana AS lho ). untuk keterangan mengenai foto ini ada di http://www.photolibrary.fema.gov/photolibrary/photo_details.do?id=4600 jadi saya tidak merekayasa. silakan lihat aslinya.
ingin menyembunyikan sesuatu….

mari kita merenung

Wahai saudaraku sebangsa dan setanah air, wahai orang-orang yang tergabung dalam sekte JIL, Ahmadiah, Fremasonry, AKKBB, pejuang solidaritas dengan alasan membela minoritas yang terdzalimi dan yang suka bersembunyi di balik slogan nasionalisme, mengklaim sebagai pembela bangsa dan dasar Negara Pancasila.

Orang-orang beriman sesungguhnya lebih nasionalis dari pada kalian, lebih Pancasilais dari pada kalian. Lebih toleran dari pada kalian. Perjuangan kaum beriman adalah memberantas segala bentuk penyimpangan, dan kemaksiatan. Untuk mempertahankan keutuhan bangsa dan Negara dari segala bentuk perpecahan, timbulnya isme-isme sempalan, sekte-sekte menyimpang yang merusak persatuan dan kesatuan.

Sadarkah kalian, bahwa penyimpangan pemikiran, keyakinan dan impian kebebasan kalian memperjuangkan kesesatan dengan alasan faham pluralisme, liberalisme, sekularisme dan sekterian lainnya dengan dalih memperjuangkan kebebasan HAM, secara tidak langsung telah menjerumuskan kalian menjadi pion-pion kaum zionis Internasional? Yang secara tidak langsung dapat menempatkan kalian menjadi musuh orang-orang beriman yang memperjuangkan kebenaran, mempertahankan persatuan dan kesatuan?

Sadarkah kalian, bahwa selama ini kalian telah disuap, dibiayai, dibela, dan dipuja-puji oleh kaum penjajah dari luar negeri? Sadarkah kalian dengan ditempatkan dalam kehormatan yang semu oleh kaum zionis, dengan janji-janji kemuliaan dan keuntungan duniawi, asalkan kalian dengan suka rela maupun terpaksa bersedia masuk ketiak mereka dan tertipu dalam perangkap mereka? Sadarkah kalian bahwa selama ini kalian telah membantu misi mereka, menjadi kaki tangan mereka, menjadi tunggangan mereka, menjadi intel-intel mereka sehingga mereka mudah untuk menjajah, merusak dan menjarah bangsa ini.

Perilaku kalian yang menyimpang dan selalu membela penyimpangan, telah menyakiti hati rakyat yang beriman, yang cinta kebaikan, yang cinta keutuhan, yang cinta persatuan dan kesatuan. Pemikiran dan tingkah polah laku kalian hakikatnya menjadikan sendi-sendi persatuan bangsa kita terkoyak-koyak.

Sadarkah… Ada di pihak manakah sebenarnya kalian-kalian ini? Maka renungkanlah risalah berita-berita ini.

Kami berharap dan berdoa semoga setelah membaca isi berita ini, kalian akan tersadar dan mau berbenah diri, bahwa selama ini kalian telah dijadikan pion-pion mereka, kaki tangan mereka, kuda tunggangan mereka dan antek-antek mereka untuk menebarkan fitnah permusuhan di antara kita, sehingga kita tidak sempat untuk mewujudkan cita-cita luhur kita, membangun dan menciptakan kemakmuran negeri kita, karena selalu disibukkan untuk terus menerus mendebat kalian, mencerahkan hati dan meluruskan penyimpangan perilaku kalian, berbantah-bantaahan dan saling menyakiti. Mari kita kembali ke jalan Ilahi yang diberkati dalam bingkaian nKRI yang kita cintai. (Dhani)è Sebarkan

Konspirasi Global Penghancuran & Pembangkrutan Perekonomian Indonesia

Skenario Global

Syahdan, pada tahun 1987 yang lalu, di Jekyll Island – sebuah pulau kecil di negara bagian Georgia, Amerika Serikat, tempat didirikannya Federal Reserve oleh tujuh bankir Yahudi pada tahun 1910, berkumpulah tokoh-tokoh bankir internasional ahli-waris pendiri Federal Reserve dan sindikatnya, di bawah koordinasi Alan Greenspan yang ketika itu baru saja dilantik oleh Presiden George Bush sebagai Presiden Federal Reserve.

Pertemuan rahasia tahun 1987 itu juga merupakan pertemuan rahasia untuk pencanangan ‘Penghancuran Ekonomi Asia Timur & Asia Tenggara,’ yang dalam kurun waktu 1977-1987 dianggap telah mengancam dominasi ekonomi negara-negara Barat – terutama Amerika Serikat – yang berada dalam kekuasaan Zionisme Internasional.

Berkaitan dengan pertemuan rahasia tersebut, John Naisbitt yang dikenal sebagai seorang pakar futuristik – me-launching harapan bagi Bangsa Asia mengenai akan terjadinya ‘Keajaiban Asia’ dan memasarkan jargon ‘Millennium Ke-tiga Milik Asia’ ke seluruh dunia, terutama ke Asia sendiri, melalui bukunya yang ketika menjadi best-seller: Megatrends 2000.’

Menyusul kebanggaan dan euphoria para pemimpin Asia, termasuk para pengusahanya, yang mengarah kepada megalomania’ sebagai dampak dari kampanye yang sangat terarah dan sistematis di Asia Timur & Asia Tenggara itu, maka mulai awal dasawarsa 1990-an masuklah ‘umpan’ pinjaman luar negeri (offshore loan) dari para bankir internasional kepada perusahaan-perusahaan besar di Asia Timur & Asia Tenggara dengan persyaratan yang sangat mudah. Ketika itu, berbondong-bondonglah pengusaha swasta Asia, termasuk para konglomerat Indonesia (dan juga Pemerintah Indonesia melalui lembaga multilateral bantuan keuangan bagi Indonesia), memanfaatkan tawaran yang sangat menggiurkan ini, tanpa menyadari bahwa pinjaman tersebut berjangka pendek dengan suku bunga cukup tinggi.

Tepat di awal tahun 1997, menjelang peringatan 100 Tahun Kongres Pertama Zionis Internasional’ di Basel, Swiss, George Soros – pendiri dan pemilik kelompok bisnis global Quantum Group’ yang tercatat di Kepulauan Carible (yang telah mencengkeramkan pengaruhnya di dunia bisnis Indonesia, khususnya di bidang media massa, perminyakan, dan consumer goods) – memborong dollar Amerika Serikat dari seluruh pasar uang Asia, terutama Asia Timur dan Asia Tenggara. Padahal, pada tahun 1997 itulah justeru pinjaman-pinjaman yang pernah diterima oleh perusahaan-perusahaan swasta dan negara-negara Asia Timur & Asia Tenggara – termasuk bunganya – harus mulai dilunasi. Tanpa ampun, nilai dollar Amerika Serikat melonjak tinggi hingga ke tingkat yang belum pernah terjadi dalam sejarah moneter sebelumnya.

Dampaknya tidak tanggung-tanggung. Seratus persen perusahaan swasta peminjam di Asia Tenggara, termasuk – yang paling parah – di Indonesia, tidak mampu mengembalikan pinjaman beserta bunganya, dan bangkrutlah mereka. John Naisbitt – dengan entah siapa yang berdiri di belakangnya – telah sangat berhasil mem-‘bombong’ (Jawa) atau me-‘nyungkun’ (Sunda) bangsa-bangsa dan pengusaha-pengusaha Asia Timur &Tenggara, khususnya Indonesia, untuk ‘berinvestasi’ dengan ‘dana mudah’ yang ‘tidak murah,’ dan sekaligus meruntuhkannya di tahun 1997.

Tribalisme dan Thesis-Antithesis

Sebenarnya, di tahun 1994 John Naisbitt juga muncul lagi dengan buku barunya, Global Paradox,’ yang membahas secara ilmiah tentang kecenderungan dunia untuk menganut faham tribalisme’ atau faham kesukuan picik. Oleh beberapa pakar ekonomi-sosial-budaya negeri tercinta ini, buku ini difahami sebagai ‘ralat atas buku John Naisbitt terdahulu’ (yakni ‘Megatrends 2000’). Padahal, naskah utama ‘Global Paradox’ sebenarnya telah disiapkan bersamaan dengan penulisan ‘Megatrends 2000.’ Artinya, ‘kesalahan’ bahwa Keajaiban Asia’ akhirnya tidak menjadi kenyataan dan Millennium Ke-tiga Ternyata Bukan Milik Asia’ memang sengaja dirancang dari awal, karena tujuan penulisan ‘Megatrends 2000’ hanyalah sekedar untuk ‘membesarkan semangat’ atau mem-‘bombong’ atau me-‘nyungkun’ bangsa-bangsa Asia Timur & Asia Tenggara untuk berlomba-lomba berinvestasi dengan modal pinjaman luar negeri; dan hal ini telah berhasil sangat gemilang.

Menurut John Naisbitt, kecenderungan akan tampilnya Macan-macan Asia’ memang diskenariokan sebagai sesuatu yang pasti’ akan terjadi, sebagaimana ia berpendapat bahwa Millennium Ke-tiga Milik Asia,’ yang ternyata hanya isapan jempol’ belaka. Tapi, isapan jempol’ ini pun sengaja diskenariokan pula; ditambah dengan promosi konsepsi baru mengenai pemecahbelahan bangsa-bangsa melalui apa yang disebutnya sebagai faham ’tribalisme.

Mengenai faham ‘tribalisme ini, sasaran utamanya tidak lain adalah pemecahbelahan. Penerapan strategi pecah-belah (devide et impera) yang sangat sukses dilakukan oleh ‘Illuminati-Yahudi’ terjadi atas Yugoslavia. George Soros memulai debutnya dalam penghancurleburan Yogoslavia pada awal 1990-an. Bekerjasama dengan International Monetary Fund (IMF), Soros mengunjungi Slobodan Milosevic di Beograd. Hubungan antara Soros dengan Milosevic dibina melalui pendukung dan pelindung Milosevic, Lawrence Eagleburger, Deputi Sekretaris Gedung Putih yang pernah menjadi Duta Besar Amerika Serikat di Beograd. Eagleburger sebelumnya adalah Ketua Kissinger Associate’ bersama-sama Lord Carrington, seorang anggota Committee of 300 Illuminati.’ Henry Kissinger sendiri adalah Ketua Committee of 300 Illuminati.’

Pada tahun yang sama, Soros mendirikan Soros Foundation’ di beberapa negara bagian Yugoslavia, dan juga membiayai beberapa NGO (Non-Governmental Organization) setempat sebagai agen-agen provokasinya. Melalui para provokator yang dibiayainya, ia membangkitkan rasa Nasionalisme Ethnis’ di setiap negara bagian untuk menuju kemerdekaan. Sementara itu, ia sendiri memprovokasi Milosevic agar menyerang negara-negara bagian yang ingin memerdekakan diri itu.

Tentu saja strategi pecah-belah itu tak akan berhasil bilamana tidak ada jejak-tapak ‘dendam historis’ yang menyelimuti pihak-pihak yang bertikai di Yugoslavia. Soros sangat mengetahui hal itu, dan ia sendiri memiliki ‘dendam historis’ terhadap orang-orang Kroatia – yang pada Perang Dunia II berpihak pada Nazi Jerman. Ketika itu, Soros remaja’ pernah dikejar-kejar oleh Nazi di Budapest, Hungaria, tanah kelahirannya.

Soros juga berhasil melakukan strategi pecah-belah di Uni Soviet sejak tahun 1980-an melalui kolaborasi dengan Raisha Gorbachev, isteri Mikhail Gorbachev (lahir 2 Maret 1931 di Privolye, Stavropol Kray, Russia, Uni Soviet), dalam yayasan yang mereka dirikan, The Cultural Initiative Foundation.’ Tak banyak yang mengetahui, bahwa orangtua Raisha termasuk salah seorang Yahudi Rusia yang selamat dari pembantaian oleh Nazi, yang ternyata berperan besar dalam menentukan nasib Uni Soviet. Di Polandia, Soros juga ‘bermain’ sebagai fasilitator pertemuan rahasia antara Rezim Komunis Rakowski’ dengan Serikat Oposisi Solidarnosc, yang akhirnya menampilkan Lech Walesa (lahir 29 September 1943 di Popowo, dekat Weoceawek, Polandia) sebagai Presiden Polandia.

Pada tahun 1848, Karl Marx (lahir 5 Mei 1818 di Trier, Provinsi Rhine, Prusia; meninggal 14 Maret 1883 di London, Inggeris) – seorang keturunan Yahudi yang nama lengkapnya adalah Moses Mordechai Marx Levi – dalam Manifesto Komunis’ yang ditulisnya di bawah pengarahan dan pembiayaan Illuminati-Yahudi yang diwakili oleh Frederick Engels, juga pernah meramalkan bahwa pertentangan kelas di negara-negara kapitalis pasti terjadi hingga terbentuknya masyarakat sosialis. Semen­tara itu, Professor Karl Ritter dari Universitas Frankfurt menulis antite­sisnya, juga di bawah pengarahan dan pengawasan cabang llluminati-Yahudi lainnya. Setelah Ritter mati, pekerjaan ini dilanjutkan oleh seorang filosof Jerman lain­nya, yaitu Friederich Wilhelm Nietzsche. Nietzsche merangsang dan mem­bantu berkembangnya ’rasisme,’ sebagai antitesis ’komunisme.’

Ternyata, ramalan Karl Marx itu pun meleset dan bahkan faham sosialisme dan komunisme pun hancur berantakan bersamaan dengan hancurnya Uni Soviet karena politik glasnost’ (keterbukaan) dan perestroika’ (reformasi ekonomi)-nya Mikhail Gorbachev.

Tapi Anda jangan salah faham dulu, bahwa kehancuran tersebut adalah kegagalan faham sosialisme dan komunisme, melainkan semuanya memang diskenariokan menurut strategi thesis-antithesis (selalu menciptakan dua sistem yang saling bertabrakan) versus faham katitalisme dan liberalisme; yang jika tiba saat yang paling tepat, salah satu di antaranya harus dikalahkan.

Sebagaimana Karl Marx di abad ke-19, John Naisbitt nampaknya tidak lebih daripada seorang kontraktor’ Illuminati-Yahudi di akhir abad ke-20 untuk menulis dan menyosialisasikan Kebanggaan Semu Bangsa-Bangsa Asia’ agar lebih mudah dibangkrutkan’ dan dihancurkan.’




mari kita merenung

Wahai saudaraku sebangsa dan setanah air, wahai orang-orang yang tergabung dalam sekte JIL, Ahmadiah, Fremasonry, AKKBB, pejuang solidaritas dengan alasan membela minoritas yang terdzalimi dan yang suka bersembunyi di balik slogan nasionalisme, mengklaim sebagai pembela bangsa dan dasar Negara Pancasila.

Orang-orang beriman sesungguhnya lebih nasionalis dari pada kalian, lebih Pancasilais dari pada kalian. Lebih toleran dari pada kalian. Perjuangan kaum beriman adalah memberantas segala bentuk penyimpangan, dan kemaksiatan. Untuk mempertahankan keutuhan bangsa dan Negara dari segala bentuk perpecahan, timbulnya isme-isme sempalan, sekte-sekte menyimpang yang merusak persatuan dan kesatuan.

Sadarkah kalian, bahwa penyimpangan pemikiran, keyakinan dan impian kebebasan kalian memperjuangkan kesesatan dengan alasan faham pluralisme, liberalisme, sekularisme dan sekterian lainnya dengan dalih memperjuangkan kebebasan HAM, secara tidak langsung telah menjerumuskan kalian menjadi pion-pion kaum zionis Internasional? Yang secara tidak langsung dapat menempatkan kalian menjadi musuh orang-orang beriman yang memperjuangkan kebenaran, mempertahankan persatuan dan kesatuan?

Sadarkah kalian, bahwa selama ini kalian telah disuap, dibiayai, dibela, dan dipuja-puji oleh kaum penjajah dari luar negeri? Sadarkah kalian dengan ditempatkan dalam kehormatan yang semu oleh kaum zionis, dengan janji-janji kemuliaan dan keuntungan duniawi, asalkan kalian dengan suka rela maupun terpaksa bersedia masuk ketiak mereka dan tertipu dalam perangkap mereka? Sadarkah kalian bahwa selama ini kalian telah membantu misi mereka, menjadi kaki tangan mereka, menjadi tunggangan mereka, menjadi intel-intel mereka sehingga mereka mudah untuk menjajah, merusak dan menjarah bangsa ini.

Perilaku kalian yang menyimpang dan selalu membela penyimpangan, telah menyakiti hati rakyat yang beriman, yang cinta kebaikan, yang cinta keutuhan, yang cinta persatuan dan kesatuan. Pemikiran dan tingkah polah laku kalian hakikatnya menjadikan sendi-sendi persatuan bangsa kita terkoyak-koyak.

Sadarkah… Ada di pihak manakah sebenarnya kalian-kalian ini? Maka renungkanlah risalah berita-berita ini.

Kami berharap dan berdoa semoga setelah membaca isi berita ini, kalian akan tersadar dan mau berbenah diri, bahwa selama ini kalian telah dijadikan pion-pion mereka, kaki tangan mereka, kuda tunggangan mereka dan antek-antek mereka untuk menebarkan fitnah permusuhan di antara kita, sehingga kita tidak sempat untuk mewujudkan cita-cita luhur kita, membangun dan menciptakan kemakmuran negeri kita, karena selalu disibukkan untuk terus menerus mendebat kalian, mencerahkan hati dan meluruskan penyimpangan perilaku kalian, berbantah-bantaahan dan saling menyakiti. Mari kita kembali ke jalan Ilahi yang diberkati dalam bingkaian nKRI yang kita cintai. (Dhani)è Sebarkan

Konspirasi Global Penghancuran & Pembangkrutan Perekonomian Indonesia

Skenario Global

Syahdan, pada tahun 1987 yang lalu, di Jekyll Island – sebuah pulau kecil di negara bagian Georgia, Amerika Serikat, tempat didirikannya Federal Reserve oleh tujuh bankir Yahudi pada tahun 1910, berkumpulah tokoh-tokoh bankir internasional ahli-waris pendiri Federal Reserve dan sindikatnya, di bawah koordinasi Alan Greenspan yang ketika itu baru saja dilantik oleh Presiden George Bush sebagai Presiden Federal Reserve.

Pertemuan rahasia tahun 1987 itu juga merupakan pertemuan rahasia untuk pencanangan ‘Penghancuran Ekonomi Asia Timur & Asia Tenggara,’ yang dalam kurun waktu 1977-1987 dianggap telah mengancam dominasi ekonomi negara-negara Barat – terutama Amerika Serikat – yang berada dalam kekuasaan Zionisme Internasional.

Berkaitan dengan pertemuan rahasia tersebut, John Naisbitt yang dikenal sebagai seorang pakar futuristik – me-launching harapan bagi Bangsa Asia mengenai akan terjadinya ‘Keajaiban Asia’ dan memasarkan jargon ‘Millennium Ke-tiga Milik Asia’ ke seluruh dunia, terutama ke Asia sendiri, melalui bukunya yang ketika menjadi best-seller: Megatrends 2000.’

Menyusul kebanggaan dan euphoria para pemimpin Asia, termasuk para pengusahanya, yang mengarah kepada megalomania’ sebagai dampak dari kampanye yang sangat terarah dan sistematis di Asia Timur & Asia Tenggara itu, maka mulai awal dasawarsa 1990-an masuklah ‘umpan’ pinjaman luar negeri (offshore loan) dari para bankir internasional kepada perusahaan-perusahaan besar di Asia Timur & Asia Tenggara dengan persyaratan yang sangat mudah. Ketika itu, berbondong-bondonglah pengusaha swasta Asia, termasuk para konglomerat Indonesia (dan juga Pemerintah Indonesia melalui lembaga multilateral bantuan keuangan bagi Indonesia), memanfaatkan tawaran yang sangat menggiurkan ini, tanpa menyadari bahwa pinjaman tersebut berjangka pendek dengan suku bunga cukup tinggi.

Tepat di awal tahun 1997, menjelang peringatan 100 Tahun Kongres Pertama Zionis Internasional’ di Basel, Swiss, George Soros – pendiri dan pemilik kelompok bisnis global Quantum Group’ yang tercatat di Kepulauan Carible (yang telah mencengkeramkan pengaruhnya di dunia bisnis Indonesia, khususnya di bidang media massa, perminyakan, dan consumer goods) – memborong dollar Amerika Serikat dari seluruh pasar uang Asia, terutama Asia Timur dan Asia Tenggara. Padahal, pada tahun 1997 itulah justeru pinjaman-pinjaman yang pernah diterima oleh perusahaan-perusahaan swasta dan negara-negara Asia Timur & Asia Tenggara – termasuk bunganya – harus mulai dilunasi. Tanpa ampun, nilai dollar Amerika Serikat melonjak tinggi hingga ke tingkat yang belum pernah terjadi dalam sejarah moneter sebelumnya.

Dampaknya tidak tanggung-tanggung. Seratus persen perusahaan swasta peminjam di Asia Tenggara, termasuk – yang paling parah – di Indonesia, tidak mampu mengembalikan pinjaman beserta bunganya, dan bangkrutlah mereka. John Naisbitt – dengan entah siapa yang berdiri di belakangnya – telah sangat berhasil mem-‘bombong’ (Jawa) atau me-‘nyungkun’ (Sunda) bangsa-bangsa dan pengusaha-pengusaha Asia Timur &Tenggara, khususnya Indonesia, untuk ‘berinvestasi’ dengan ‘dana mudah’ yang ‘tidak murah,’ dan sekaligus meruntuhkannya di tahun 1997.

Tribalisme dan Thesis-Antithesis

Sebenarnya, di tahun 1994 John Naisbitt juga muncul lagi dengan buku barunya, Global Paradox,’ yang membahas secara ilmiah tentang kecenderungan dunia untuk menganut faham tribalisme’ atau faham kesukuan picik. Oleh beberapa pakar ekonomi-sosial-budaya negeri tercinta ini, buku ini difahami sebagai ‘ralat atas buku John Naisbitt terdahulu’ (yakni ‘Megatrends 2000’). Padahal, naskah utama ‘Global Paradox’ sebenarnya telah disiapkan bersamaan dengan penulisan ‘Megatrends 2000.’ Artinya, ‘kesalahan’ bahwa Keajaiban Asia’ akhirnya tidak menjadi kenyataan dan Millennium Ke-tiga Ternyata Bukan Milik Asia’ memang sengaja dirancang dari awal, karena tujuan penulisan ‘Megatrends 2000’ hanyalah sekedar untuk ‘membesarkan semangat’ atau mem-‘bombong’ atau me-‘nyungkun’ bangsa-bangsa Asia Timur & Asia Tenggara untuk berlomba-lomba berinvestasi dengan modal pinjaman luar negeri; dan hal ini telah berhasil sangat gemilang.

Menurut John Naisbitt, kecenderungan akan tampilnya Macan-macan Asia’ memang diskenariokan sebagai sesuatu yang pasti’ akan terjadi, sebagaimana ia berpendapat bahwa Millennium Ke-tiga Milik Asia,’ yang ternyata hanya isapan jempol’ belaka. Tapi, isapan jempol’ ini pun sengaja diskenariokan pula; ditambah dengan promosi konsepsi baru mengenai pemecahbelahan bangsa-bangsa melalui apa yang disebutnya sebagai faham ’tribalisme.

Mengenai faham ‘tribalisme ini, sasaran utamanya tidak lain adalah pemecahbelahan. Penerapan strategi pecah-belah (devide et impera) yang sangat sukses dilakukan oleh ‘Illuminati-Yahudi’ terjadi atas Yugoslavia. George Soros memulai debutnya dalam penghancurleburan Yogoslavia pada awal 1990-an. Bekerjasama dengan International Monetary Fund (IMF), Soros mengunjungi Slobodan Milosevic di Beograd. Hubungan antara Soros dengan Milosevic dibina melalui pendukung dan pelindung Milosevic, Lawrence Eagleburger, Deputi Sekretaris Gedung Putih yang pernah menjadi Duta Besar Amerika Serikat di Beograd. Eagleburger sebelumnya adalah Ketua Kissinger Associate’ bersama-sama Lord Carrington, seorang anggota Committee of 300 Illuminati.’ Henry Kissinger sendiri adalah Ketua Committee of 300 Illuminati.’

Pada tahun yang sama, Soros mendirikan Soros Foundation’ di beberapa negara bagian Yugoslavia, dan juga membiayai beberapa NGO (Non-Governmental Organization) setempat sebagai agen-agen provokasinya. Melalui para provokator yang dibiayainya, ia membangkitkan rasa Nasionalisme Ethnis’ di setiap negara bagian untuk menuju kemerdekaan. Sementara itu, ia sendiri memprovokasi Milosevic agar menyerang negara-negara bagian yang ingin memerdekakan diri itu.

Tentu saja strategi pecah-belah itu tak akan berhasil bilamana tidak ada jejak-tapak ‘dendam historis’ yang menyelimuti pihak-pihak yang bertikai di Yugoslavia. Soros sangat mengetahui hal itu, dan ia sendiri memiliki ‘dendam historis’ terhadap orang-orang Kroatia – yang pada Perang Dunia II berpihak pada Nazi Jerman. Ketika itu, Soros remaja’ pernah dikejar-kejar oleh Nazi di Budapest, Hungaria, tanah kelahirannya.

Soros juga berhasil melakukan strategi pecah-belah di Uni Soviet sejak tahun 1980-an melalui kolaborasi dengan Raisha Gorbachev, isteri Mikhail Gorbachev (lahir 2 Maret 1931 di Privolye, Stavropol Kray, Russia, Uni Soviet), dalam yayasan yang mereka dirikan, The Cultural Initiative Foundation.’ Tak banyak yang mengetahui, bahwa orangtua Raisha termasuk salah seorang Yahudi Rusia yang selamat dari pembantaian oleh Nazi, yang ternyata berperan besar dalam menentukan nasib Uni Soviet. Di Polandia, Soros juga ‘bermain’ sebagai fasilitator pertemuan rahasia antara Rezim Komunis Rakowski’ dengan Serikat Oposisi Solidarnosc, yang akhirnya menampilkan Lech Walesa (lahir 29 September 1943 di Popowo, dekat Weoceawek, Polandia) sebagai Presiden Polandia.

Pada tahun 1848, Karl Marx (lahir 5 Mei 1818 di Trier, Provinsi Rhine, Prusia; meninggal 14 Maret 1883 di London, Inggeris) – seorang keturunan Yahudi yang nama lengkapnya adalah Moses Mordechai Marx Levi – dalam Manifesto Komunis’ yang ditulisnya di bawah pengarahan dan pembiayaan Illuminati-Yahudi yang diwakili oleh Frederick Engels, juga pernah meramalkan bahwa pertentangan kelas di negara-negara kapitalis pasti terjadi hingga terbentuknya masyarakat sosialis. Semen­tara itu, Professor Karl Ritter dari Universitas Frankfurt menulis antite­sisnya, juga di bawah pengarahan dan pengawasan cabang llluminati-Yahudi lainnya. Setelah Ritter mati, pekerjaan ini dilanjutkan oleh seorang filosof Jerman lain­nya, yaitu Friederich Wilhelm Nietzsche. Nietzsche merangsang dan mem­bantu berkembangnya ’rasisme,’ sebagai antitesis ’komunisme.’

Ternyata, ramalan Karl Marx itu pun meleset dan bahkan faham sosialisme dan komunisme pun hancur berantakan bersamaan dengan hancurnya Uni Soviet karena politik glasnost’ (keterbukaan) dan perestroika’ (reformasi ekonomi)-nya Mikhail Gorbachev.

Tapi Anda jangan salah faham dulu, bahwa kehancuran tersebut adalah kegagalan faham sosialisme dan komunisme, melainkan semuanya memang diskenariokan menurut strategi thesis-antithesis (selalu menciptakan dua sistem yang saling bertabrakan) versus faham katitalisme dan liberalisme; yang jika tiba saat yang paling tepat, salah satu di antaranya harus dikalahkan.

Sebagaimana Karl Marx di abad ke-19, John Naisbitt nampaknya tidak lebih daripada seorang kontraktor’ Illuminati-Yahudi di akhir abad ke-20 untuk menulis dan menyosialisasikan Kebanggaan Semu Bangsa-Bangsa Asia’ agar lebih mudah dibangkrutkan’ dan dihancurkan.’




akankah kita memberontak pada pemerintahan muslim

Para pembaca yang budiman, Alloh menurunkan Al-Qur’an dan mengutus Nabi-Nya yang mulia untuk membimbing serta memberi petunjuk kepada para hamba-Nya ke jalan yang lurus. Alloh berfirman yang artinya, “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal shalih, bahwa bagi mereka pahala yang besar.” (Al-Isro’: 9)

Alloh juga berfirman menjelaskan tentang Nabi-Nya, “Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (As-Syuuro: 52). Oleh karena itulah, orang yang di dalam hidupnya senantiasa berpegang teguh dengan Al-Qur’an dan sunnah (jalan hidup) Nabi Shollallohu ‘alaihi wassalam tidak akan pernah tersesat. Hal ini berdasarkan wasiat Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wassalam, “Telah aku tinggalkan kepada kalian dua perkara, yang jika kalian berpegang teguh dengan kedua perkara tersebut maka kalian tidak akan pernah tersesat untuk selamanya, (dua perkara itu adalah) Kitabulloh (Al-Qur’an) dan Sunnahku.” (HR. Imam Malik, Hakim, dll hasan)

Standar Kebenaran

Kita tidak dibenarkan dalam menjalankan agama ini hanya berdasarkan pertimbangan akal dan perasaannya semata, tanpa berpedoman dengan Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi Shollallohu ‘alaihi wa sallam. Jika kebenaran hanya diukur dengan pertimbangan akal dan perasaan semata maka Alloh tidak perlu menurunkan Kitab-Kitab-Nya dan mengutus para Rosul-Nya karena setiap manusia sudah mempunyai akal dan perasaan. Jika ini terjadi maka standar kebenaran akan sulit untuk ditentukan karena akal dan perasaan manusia juga berbeda-beda. Akal dan perasaan laki-laki berbeda dengan wanita, anak kecil berbeda dengan orang yang sudah dewasa dan begitu seterusnya, sehingga rusaklah tatanan kehidupan manusia. Jadi jalan yang paling selamat adalah dengan mengikuti Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Sholallohu ‘alaihi wassalam sesuai dengan yang dikehendaki oleh Alloh dan Rosul-Nya.

Hubungan Rakyat Dengan Penguasa

Para pembaca yang budiman, bagaimana Islam mengatur hubungan rakyat dengan penguasan merupakan masalah yang sangat penting untuk diketahui. Karena dengan hal tersebut, setiap muslim dapat bertindak benar dan lurus untuk mewujudkan kedamaian dan kemaslahatan yang luas. Begitu pula sebaliknya, seorang muslim bersikap dalam hal ini akan menimbulkan dampak negatif yang besar. Mengingat begitu besar dampak yang akan ditimbulkan, maka sangat tidak mungkin jika Islam mendiamkan permasalahan ini. Oleh karena itu, di bawah ini akan sedikit kami sampaikan bagaimana sebenarnya Islam mengatur permasalahan penting ini.

Sikap Seorang Muslim Terhadap Pemerintah

Sikap yang benar yang diajarkan oleh syariat Islam adalah mentaatinya. Alloh berfirman yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan pemimpin di antara kamu.” (An-Nisa’: 59). Sikap taat ini tetap disyari’atkan, siapapun orang yang memimpin selama dia adalah seorang muslim. Hal ini berdasarkan wasiat Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wassalam, “Aku memberi wasiat kepada kalian untuk bertaqwa kepada Alloh yang Maha Tinggi dan Maha Mulia, serta selalu mendengar dan taat walaupun yang memerintah kalian adalah seorang budak.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, hadits hasan shohih)

Syariat islam menegaskan bahwa ketaatan seorang muslim terhadap pemimpinnya adalah pada semua keadaan. Tentang hal ini Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wassalam bersabda, “Wajib bagi kalian untuk tetap mendengar dan taat (kepada penguasa) baik kalian dalam keadaan sulit, mudah, senang ataupun benci. Serta (wajib pula mendengar dan taat) dalam keadaan ia tidak memperdulikan kalian.” (HR. Muslim). Keadaan ini hanya dikecualikan tatkala seseorang diperintah oleh pemimpinnya untuk berbuat kemaksiatan, maka tidak boleh ditaati. Hal ini berdasarkan sabda Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wassalam, “Seorang muslim wajib untuk tetap mendengar dan taat (kepada pemimpinnya) terkait perintah yang disukai ataupun yang tidak kecuali jika ia diperintah untuk berbuat kemaksiatan. Apabila ia diperintah untuk berbuat maksiat, maka tidak boleh mendengar dan taat.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Pemberontakan Dalam Islam

Para pembaca yang budiman, perlu untuk kita ketahui bersama bahwa pemberontakan di dalam Islam hukumnya adalah harom berdasarkan ijma’ (kesepakatan) kaum muslimin. Tentang hal ini, Imam Nawawi berkata, “Memberontak dan memerangi pemerintah, hukumnya adalah harom berdasarkan kesepakatan kaum muslimin, meskipun pemerintah tersebut fasiq dan dzalim.” (Syarh Shohih Muslim). Inilah yang telah diajarkan oleh Islam, yaitu selalu mendengar dan mentaati pemerintah walaupun mereka adalah orang yang fasiq dan dholim.

Banyak hadits yang menjelaskan tentang hal ini, diantaranya adalah hadits dari Abu Hunaidah Wail bin Hujr, ia berkata: Salamah bin Yazid Al-Ju’fi bertanya kepada Rosululloh, “Wahai Nabi Alloh, bagaimana pendapatmu jika kami dipimpin oleh orang yang selalu menuntut haknya kepada kami dan tidak mau untuk memenuhi hak kami, apakah yang engkau perintahkan kepada kami?” Mendengar pertanyaan ini beliau berpaling. Kemudian Salamah mengulangi pertanyaannya lagi. Maka Rosululloh bersabda, “Tetaplah mendengar dan taat kepada mereka! Sesungguhnya mereka akan dimintai pertanggungjawaban atas kewajiban mereka dan kamu pun akan dimintai pertanggungan jawab atas kewajibanmu.” (HR. Muslim)

Dalam hadits yang lain beliau bersabda, “Sepeninggalku nanti akan muncul pemimpin yang mementingkan diri sendiri dan (kamu melihat padanya) hal-hal yang kamu anggap mungkar.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rosululloh, apakah yang engkau perintahkan kepada kami?” Beliau menjawab, “Tunaikanlah haknya dan mohonlah kepada Alloh yang menjadi hakmu.” (HR. Bukhori dan Muslim). Para pembaca yang budiman, perlu diulangi sekali lagi bahwa inilah sikap yang diajarkan oleh Islam berkaitan dengan hubungan antara rakyat dengan pemimpinnya, yaitu tetap mentaatinya walaupun ia seorang yang dholim dan gemar melakukan perbuatan kemaksiatan. Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wassalam bersabda, “Barangsiapa dipimpin oleh seorang penguasa, kemudian ia melihat penguasa tersebut terjatuh ke dalam perbuatan maksiat, hendaklah ia membenci perbuatan kemaksiatan tersebut, namun janganlah hal itu menyebabkan tidak taat.” (HR. Muslim)

Bahkan seandainya kezholiman penguasa sampai taraf menyiksa dan merampas harta para rakyatnya -kita berlindung kepada Alloh dari hal ini-, kita pun masih diperintah untuk mentaatinya. Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wassalam bersabda, “Meskipun punggungmu dipukul dan hartamu dirampas (oleh penguasa), maka kalian untuk wajib tetap mendengar dan mentaatinya.” Ketika menghadapi hal semacam ini jalan yang bisa kita tempuh hanyalah bersabar dan menyerahkan urusan mereka kepada Alloh yang Maha Perkasa. Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam bersabda, “Barangsiapa yang membenci tindakan penguasanya hendaklah ia bersabar.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Para pembaca yang budiman, mungkin hadits-hadits di atas terasa begitu menyesakkan dada bagi sebagian orang -semoga Alloh melindungi kita dari hal tersebut-, namun inilah jalan yang diajarkan oleh Alloh dan dituntunkan oleh Nabi kita yang mulia. Tentunya kita telah yakin bersama bahwa Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wassalam adalah suri teladan yang terbaik. Alloh berfirman yang artinya, “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (Al-Ahzab: 21). Oleh karena itu jalan yang terbaik adalah meniti jalan beliau. Yang juga patut kita perhatikan adalah Alloh tidaklah menetapkan suatu hukum kecuali ada hikmah agung di balik itu semua, yang semuanya tentunya untuk kemaslahatan para hamba-Nya. Sehingga tatkala kita menjumpai hukum-hukum syariat yang secara sekilas tampak bertentangan dengan akal dan perasaan kita, janganlah kita sampai berburuk sangka kepada Alloh, akan tetapi hendaknya ditanamkan pada diri kita bahwa hukum-hukum yang Alloh tetapkan adalah untuk kemaslahatan para hamba-Nya. Sehingga seorang muslim sejati itu menerima dengan penuh kelapangan hati yang telah ditetapkan oleh Alloh dan dituntunkan oleh Nabi-Nya yang mulia.

Alloh berfirman yang artinya, “Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan ‘Kami mendengar, dan kami patuh.’ Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (An-Nur: 51)

“Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (An-Nisa’: 65)

Saudara-saudara yang semoga selalu mendapatkan bimbingan dari Alloh, kalau kita perhatikan dengan seksama tentunya dapat kita peroleh kesimpulan bahwasanya pemberontakan atau usaha untuk menurunkan penguasa yang sah tidaklah menghasilkan kecuali kekacauan, kerusuhan, pertumpahan darah serta hari-hari yang dicekam oleh ketakutan. Oleh karena itu, benarlah petunjuk agama ini yang melarang pemberontakan karena ini hanya akan menimbulkan bahaya yang lebih besar.

Nasehat Kepada Pemerintah

Para pembaca yang budiman, sikap kaum muslimin yang diperintah untuk selalu taat terhadap pemerintah walaupun mereka adalah termasuk orang yang zholim -sebagaimana hal ini telah diajarkan oleh agama kita-, tidaklah meharuskan kita ketika melihat pemimpin melakukan perbuatan kemaksiatan atau kezholiman kemudian membiarkannya begitu saja. Namun yang diajarkan oleh agama kita adalah memberikan nasehat kepada mereka. Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam bersabda, “Agama adalah nasehat.” Para sahabat bertanya, “Untuk siapa wahai Rosululloh.” Maka di antara jawaban beliau, “…Untuk para pemimpin kaum muslimin…” (HR. Muslim)

Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam bersabda, “Barang siapa yang ingin menyampaikan nasehat kepada penguasa, janganlah ia menyampaikannya di depan umum, akan tetapi menyendirilah dengannya. Jika ia mau menerima nasehat tersebut, maka itulah (yang diharapkan), jika tidak maka sesungguhnya ia telah melaksanakan kewajibannya.” (Hadits Shohih Riwayat Imam Ahmad). Dari hadits ini dapat kita ketahui bersama bahwa menasehati pemerintah dengan cara turun ke jalan-jalan (baca: demonstrasi) serta membongkar aib mereka di depan umum tidaklah dibenarkan di dalam Islam.

Para pembaca yang budiman, jika kita saja yang statusnya sebagai orang bawahan, tidak suka jika aib kita dibeberkan kita di depan umum, maka bagaimana dengan para penguasa yang memiliki kedudukan? Tentu sulit bagi mereka untuk menerima nasehat tersebut. Alangkah bagusnya firman Alloh tatkala memerintahkan Nabi Musa dan Harun pada saat mereka diperintahkan untuk memberi nasehat kepada Fir’aun, “Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.” (Thoha: 44). Kalau Fir’aun saja, yang termasuk orang yang paling kafir, tatkala menasehatinya diperintahkan dengan cara yang lemah lembut, lalu bagaimana dengan para pemimpin yang statusnya masih di bawah Fir’aun atau bahkan masih termasuk seorang muslim?!

Mudah-mudahan Alloh menjadikan kita semua termasuk orang-orang yang di dalam hidupnya selalu berada di dalam bimbingan Al-Qur’an dan Sunnah-sunnah Nabi Sholallohu ‘alaihi wassalam. Kita juga berdo’a kepada Alloh agar menjadikan para pemimpin kita termasuk para pemimpin yang taat kepada Alloh dan para pemimpin yang memenuhi hak-hak rakyatnya. Wallohu a’lam.

si kafir gus dur pendukung israel

Afwan jidan kepada saudara-saudara yang merasa jengah dengan judul diatas, Gus Dur memang sudah diberi Fatwa Kafir oleh Syeikh Al-’Allaamah Rabi’ bin Hadi Al-Madkholii dan Syaikh Muqbil pada era Perjuangan Lasykar JIhad 1999-2003


Awal Mei 2008, Abdurrahman Wahid terbang ke Amerika serikat memenuhi undangan Simon Wiesenthal Center (SWC), sebuah LSM Zionis garda terdepan di AS. SWC akan menganugerahkan Medal of Valor, Medali Keberanian, buat Durahman yang dianggap sangat berani membela kepentingan Zionis di sebuah negeri mayoritas Muslim terbesar dunia bernama Indonesia.

Dalam konferensi pers di Gedung PBNU Jakarta, sebelum keberangkatannya, Durahman menyatakan bahwa kepergiannya ke AS selain untuk menerima penghargaan tersebut juga akan merayakan seklaigus mengucapkan selamat atas kemerdekaan negara Israel ke-60. Durahman bukannya tidak tahu jika kemerdekaan Israel merupakan awal dimulainya teror, pembunuhan, pemerkosaan, pengusiran yang dilakukan teroris Zionis Yahudi terhadap ratusan ribu hingga jutaan warga Palestina yang sampai detik ini masih jutaan jumlahnya yang menjadi pengungsi di negeri-negeri sekitar tanah airnya. Tapi Durahman telah memilih posisi sebagai sekutu Zionis-Israel, bukan Palestina.

Acara penganugerahan medali tersebut dilakukan dalam sebuah acara makan malam istimewa yang dihadiri banyak tokoh Zionis Amerika dan Israel, termasuk aktor pro-Zionis Will Smith (The Bad Boys Movie), di Beverly Wilshire Hotel, 9500 Wilshire Blvd., Beverly Hills, Selasa (6 Mei), dimulai pukul 19.00 waktu Los Angeles.

Sebagai tuan rumah adalah Rabbi Mervin Hier (Pendiri SWC dan Rabbi paling berpengaruh di AS 2007-2008), yang dengan tangannya sendiri mengalungkan medali tersebut ke leher Durahman. Durahman sendiri, sambil terus duduk di kursi rodanya, tersenyum dan mencium dengan penuh takzim medali tersebut. Inilah seorang manusia yang bernama Abdurrahman Wahid, tokoh sentral dalam AKKBB.

Sudah sedemikian jelas sekarang, siapa yang memperjuangkan Islam dan siapa yang memilih bersekutu dengan musuh-musuh Allah SWT. Masihkan Anda ragu mengambil posisi dalam perjuangan ini? (rz)


kafirkah orang yang tidak mengkafirkan orang kafir

PENYALAH GUNAAN KAIDAH INI OLEH KELOMPOK JAMA’AH TAKFIR WAL HIJRAH
Namun kaidah barangsiapa tidak mengkafirkan orang kafir, maka ia kafir, ini telah disalahgunakan oleh kelompok yang senang mengkafirkan kaum muslimin, yaitu kelompok jama’ah takfir dan hijarah.

Jama’ah takfir dan hijrah ini mengkafirkan kaum muslimin yang tidak sejalan dengan keyakinan Khawarij mereka dengan hujjah “barangsiapa yang tidak mengkafirkan orang kafir, maka ia kafir”. Mereka juga mengkafirkan siapa saja yang tidak mengkafirkan penguasa muslim yang telah mereka kafirkan. Merekapun mengkafirkan orang-orang yang tidak mengkafirkan muslim yang melakukan dosa besar. Dalam hal ini, mereka berjalan di atas manhaj pendahulu mereka, yaitu Khawarij!

Penyalahgunaan seperti inilah yang menyebabkan terjadinya fitnah di tengah kaum muslimin, membuka pintu-pintu kejahatan, pertumpahan darah, penghalalan harta dan kehormatan di tengah kaum muslimin, wal iyadzu billah.

Initinya, kita harus memahami kaidah syari’at yang berbunyi “barang siapa yang tidak mengkafirkan orang kafir, maka ia kafir” tersebut menurut pemahaman yang telah dijelaskan dan disyarah oleh para ulama yang terpercaya, yakni ulama salaf. Jangan memahaminya secara serampangan, karena berakibat fatal dan menyeret kepada kesesatan.

SIAPAKAH JAMA’AH TAKFIR WAL HIJRAH
Syaikh Nashir bin Abdul Karim Al-Aql menjelaskan secara sekilas tentang jama’ah ini sebagai berikut.

Jama’ah takfir wal hjrah merupakan bukti keberadaan Khawarij pada abad ini. Mereka menamakan diri Jama’atul Muslimin. Muncul di Mesir dan diprakarsai Syukri Musthafa, seroang mahasiswa fakultas pertanian di Asyuth (Universitas Asyuth).

Pemikiran-pemikiran Khawarij menghinggapi pikirannya setelah ia dihukum sekitar tahun 1385H. Dia banyak mendapatkan paham ini ketika berada di dalam penjara, hingga sekitar tahun 1391H. Akhirnya jama’ahnya bertambah besar dan pemikirannya kian berkembang. Sikap mereka sangat berlebih-lebihan, hingga tokoh-tokoh mereke terbunuh setelah mereka menculik Dr Muhamamd Hussain Adz-Dzahabi.

Saya tidak bermaksud menceritakan sejarah dan kejadiannya di sini. Hanya saja yang terpenting bagi kita perlu mengetahui dasar, ciri-ciri dan sikap mereka, serta sebab-sebab yang membuat mereka sebagai pengikut hawa nafsu (Khawarij). Kita memohon keselamatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dasar pemikiran dan cirri-ciri Khawarij pada abad ini (jama’ah takfir wal hijrah) sebagai berikut.

Pertama : Mengkafirkan. Hal ini mencakup :
1. Mengkafirkan para pelaku dosa besar dan menganggap mereka keluar dari agama dan kekal selamanya di dalam neraka, sebagaimana pendapat Khawarij terdahulu.
2. Menganggap kafir siapa saja yang berbeda dengan mereka dari kalangan kaum muslimin (ulama atau lainnya), dan menjatuhkan vonis kafir ini secara mu’ayyan (terarah kepada person tertentu)
3. Mengkafirkan siapa saja yang keluar dari jama’ah mereka yang dahulu pernah bersama mereka, atau orang yang berbeda dengan dasar mereka.
4. Mengkafirkan masyarakat muslim (yang bukan dari mereka), dan menghukuminya sebagai masyarakat jahiliyah.
5. Menganggap kafir siapa saja yang tidak berhukum dengan hukum Allah secara mutlak dan tanpa perincian.
6. Mengkafirkan siapa saja yang tidak mau hijrah kepada mereka dan orang yang tidak mau memboikot masyarakat dan yayasan-yayasan (organisasi-organisasi).
7. Mengangap kafir secara mutlak orang yang tidak mengkafirkan orang kafir menurut mereka.

Kedua : Kewajiban HIjrah dan Uzlah (menyendiri). Hal ini mencakup.
1. Meninggalkan masjid kaum muslimin dan tidak boleh shalat di dalamnya, walaupun harus meninggalkan shalat jum’at.
2. Tidak bergaul dengan masyarakat muslim yang ada di sekitarnya secara mutlak.
3. Tidak ikut belajar dan mengajar, serta mengharamkan masuk ke universitas-universitas dan sekolah-sekolah.
4. Tidak membolehkan menjadi pegawai negeri dan tidak boleh bekerja pada yayasan-yayasan umum, serta mengharamkan bekerja di lingkungan yang mereka sebut sebagai masyarakat jahiliyah, yaitu siapa saja yang bukan dari golongan mereka.

Ketiga : Mengajak umat agar buta huruf dan memerangi pendidikan.
Hal ini mereka serukan, karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat beliau merupakan orang-orang yang buta huruf, kecuali sebagian kecil saja. Mereka beranggapan, tidak mungkin seseorang menggabungkan antara mencari ilmu dunia dengan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, seperti ; shalat, puasa, haji, do’a, dzikir, membaca Al-Qur’an, berjihad dan berdakwah. Menurut mereka, seorang muslim bisa mengetahui ilmu agama sekedar apa yang ia butuhkan, dengan hanya mendengarkan langsung tanpa harus belajar tulis baca terlebih dahulu, dan berbagai bentuk syubhat lainnya.

Keempat : Sikap diam dan klarifikasi (Kaidah Tabayyun)
Yang mereka maksudkan dalam hal ini, yakni sama dengan maskud pendahulu mereka, yaitu Khawarij terdahulu. Yaitu tawaqquf (tidak menilai) terhadap seseorang yang masih belum jelas statusnya, apakah dari kelompok mereka atau bukan. Mereka tidak menghukuminya kafir dan tidak mengatakan ia muslim, kecuali setelah jelas jika ia dari kelompok mereka dan telah memba’iat imam mereka. Setelah itu, barulah seseorang tesebut menjadi seorang muslim. Bila tidak, maka ia kafir.

Kelima : Mereka mengatakan, tokoh mereka (yaitu Syukri Musthafa) sebagai imam mahdi yang muncul pada akhir zaman, dan Allah akan memenangkan agama ini dengannya, dari agama lain di muka bumi.

Keenam : Mereka memiliki anggapan, jama’ah mereka merupakan jama’ah kaum muslimin, jama’ah akhir zaman yang akan membunuh Dajjal. Dan menurut mereka, waktu munculnya Dajjal serta turunnya Isa Alaihis Sallam sudah dekat.
Ketujuh : Mereka mengatakan, bahwa kewajiban syariat bisa saling berbenturan.
Maksud mereka dari anggapan ini, yaitu dibolehkan meninggalkan sebagian kewajiban kewajban ketika ada hal yang lebih besar yang tidak bisa kita lakukan, kecuali dengan meninggalkan syari’at tersebut. Mereka meninggalkan shalat Jum’at, karena menganggap mereka dalam masa lemah, padahal syarat Jum’at ialah bila telah adanya kekuasaan. Sebagian kalangan mereka membolehkan mencukur jenggot, dengan dalih jenggot akan mempersempit ruang gerak dan bahaya bagi mereka.

Kedelapan : Dasar-dasar dan cirri-ciri bid’ah lainnya, seperti :
1. Pendapat tentang adanya fase hukum. Yaitu ; mereka dibolehkan meninggalkan sebahagian syari’at (shalat Jum’at dan shalat Id), serta boleh melakukan sebahagian yang diharamkan, seperti ; menikah dengan wanita kafir, mencukur jenggot dan memakan sembelihan orang kafir, karena mereka berada dalam fase lemah, sebagaimana pada masa dakwah Nabi di Mekkah
2. membuat dasar syari’at baru yang berbeda dengan manhaj Salaf. Mereka menolak ijma, melarang taklid dan ittiba (mencontoh) secara mutlak, sehingga mereka mewajibkan semua manusia untuk berijtihad.
3. Mereka tidak berpedoman kepada pemahaman para sahabat, ulama dan para imam dalam memahami Al-Qur’an dan hadits.
4. Mereka tidak mengakui khilafah Islamiyah setelah abad keempat, dan menganggap kafir abad-abad sesudah itu.
5. Mereka bersikap keras dan kasar dalam bergaul
6. Mereka merasa berilmu, sombong dan merasa lebih istimewa dari kaum muslimin yang lain.
7. Mereka menghalalkan darah dan menculik orang yang berbeda dengan mereka, bagi yang pernah bersama dengan mereka, dan menyebutnya sebagai orang murtad atau sebutan lainnya dari kalangan kaum muslimin. Aksi yang pernah mereka lakukan, yaitu menculik dan membunuh Syaikh Dr. Muhammad Hussain Adz-Dzahabi, menculik sebagian orang yang telah keluar dari jama’ah mereka dan menghabisinya, persis seperti perbuatan kaum Khawarij. Kita memohon keafi’atan dan keselamatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
8. Di kalangan mereka cepat terjadi perpecahan, permusuhan dan saling memakan di antara mereka sendiri. [12]

PENETAPAN HUKUM KAFIR DISERAHKAN KEPADA KALANGAN KHUSUS ULAMA
Dalam masalah menjatuhkan hukum kafir, Syaikh Shalih Al-Fauzan megatakan : “Tidak semua orang berhak menjatuhkan vonis kafir, atau berbicara tentang vonis kafir terhadap jama’ah tertentu, atau orang tertentu. Takfir memiliki batasan-batasan dan kaidah. Barangsiapa melakukan salah satu dari pembatal-pembatal Islam, makaia dihukumi kafir”.

Kemudian beliau melanjutkan :
Takfir merupakan masalah yang sangat berbahaya. Tidak sembarang orang bodoh berbicara tentang masalah ini terhadap orang lain. Kewenangan ini merupakan milik mahkamah syar’i, merupakan kewenangan ahli ilmu yang luas ilmunya, yang mengetahui Islam dan mengetahui pembatal-pembatalnya, mengetahui kondisi serta keadaan manusia dan masyarakat. Mereka inilah yang berhak menjatuhkan vonis kafir.

Adapun orang-orang jahil dan anggota masyarakat serta para pelajar, mereka tidak berhak menjatuhkan hukum kafir terhadap diri orang tertentu, atau jama’ah tertentu, atau negara tertentu. Karena mereka bukan orang yang ahli dalam bidang tersebut. [13]